-->
Tips

Boyolali - Genus Caretta - Penyu Tempayan (Loggerhead Sea Turtle)


Penyu tempayan (Caretta caretta) Disebut dalam bahasa Inggris Loggerhead sea turtle. Warna karapasnya (cangkang atas) coklat kemerahan, kepalanya yang besar dan paruh yang bertumpuk (overlap) salah satu ciri mengenali penyu tempayan. Disamping itu terdapat lima buah sisik di kepala bab depan (prefrontal), umumnya terdapat empat pasang sisik coastal. Lima buah sisik vertebral. Plastron (bagian bawah) berwarna coklat muda hingga kuning. Penyu Tempayan ditemukan di Samudera Atlantik, Samudera Pasifik, Samudera Hindia, dan Laut Mediterania. Sebagian besar bertelur di tempat sub-tropis. Kadang-kadang ditemukan di perairan Indonesia namun tidak ditemukan bertelur di sini. Penyu Tempayan jantan mempunyai ekor dibanding penyu tempayan betina. Plastron jantan lebih pendek dari pada betina.
Penyu Tempayan mempunyai tingkat reproduksi rendah, betina meletakkan rata-rata empat sarang telur dan lalu menjadi diam, tidak memproduksi telur untuk dua hingga tiga tahun. Penyu Tempayan mencapai kematangan seksual dalam 17-33 tahun dan mempunyai umur 47-67 tahun.
Penyu Tempayan termasuk jenis carnivora yang umumnya memakan kerang-kerangan yang hidup di dasar maritim menyerupai kerang remis, mimi dan invertebrata lain. Penyu tempayan mempunyai rahang yang sangat berpengaruh untuk menghancurkan kulit kerang.

1. Caretta caretta - Loggerhead Sea Turtle (Penyu tempayan)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel